Sometime people forget to treat others as they want to be treated by others. Gue pikir kalimat ini bener, terlalu banyak orang didunia ini yang egois, yang selalu pengen diperlakukan sebaik mungkin, tapi dia lupa cara memperlakukan semua orang dengan baik, atau sebaik mungkin yang bisa ia lakukan untuk orang lain, karena orientasinya selalu berdasarkan pada bagaimana kita menerima, bukan bagaimana kita memberi, padahal hukum alam itu terjadi saat kita bisa memperlakukan orang lain dengan baik, maka orang akan berbalik memperlakukan kita dengan baik pula, but sometime people forget about that :-( its really bad thing! gue gabisa bayangin kalo semua orang di dunia ini egois, slalu mementingkan pribadi, ngomong semaunya, udah lupa yang namanya empati, ga peduli lagi dengan siapa dia berbicara. mu diapain coba? Kadang ya ada sebagian org yang beranggapan bahwa terkadang sikap 'gak peduli' itu ada baiknya, kita jadi dengan mudah dan to the point menyampaikan pesan yang kita maksud tanpa bertele tele dan membuat kita ribet, tapii!! Pernahkah berpikir bahwa terkadang orang juga belum tentu bisa menerima apa yang kita maksudkan bukan? Komunikasi, bukan hanya terjadi ketika seorang komunikator menyampaikan pesan kepada komunikan, tapi inget, di dalamnya terdapat faktor faktor penentu lain apakah pesan itu dimaknai sama dengan yang dimaksud oleh komunikator kpd komunikan. faktor penentu itu bisa berupa persepsi, cara berbicara, gaya bahasa, gesture, situasi dan kondisi dan yang tak kalah penting adalah faktor EMPATI. Kenapa gue bilang faktor yang terahir ini penting?? Karena dengan belajar berempati, kita akan tau bagaimana memperlakukan orang lain sebagik mungkin, sama seperti kita ingin diperlakukan sebaik mungkin oleh orang lain, jd sebelum bertindak atau berbicara posisikan lah seolah diri kita seperti orang yang kita ajak bicara, sehingga kita tau bagaimana cara memperlakukan orang lain dan bagaimana selayaknya kita ingin diperlakukan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar