Jumat, 15 Juli 2016

Perempuan memiliki tugas special yang telah diembankan oleh sang Khalik.

Selain menjadi khalifah di bumi dan untuk beribadah kepada-Nya ada tugas yang hanya diembankan kepada sosok perempuan, yaitu menciptakan generasi yang baru yang suatu saat nanti akan menjadi penyelamat bumi dan meneruskan keberlangsungan hidup bumi, mungkin tampak lebay jika kita sedikit berbicara mengenai menyelamatkan bumi tapi begitulah kenyataanya. Tanpa keberadaan seorang wanita tak mungkin generasi-generasi baru tercipta dan melanjutkan kehidupan di bumi. Mari kita bayangkan apa yang terjadi kalau di bumi ini sudah tak ada lagi kelahiran? Semua akan mati pada waktunya, tak akan ada lagi keidupan, dan bumi akan mati, tak ada bedanya dengan planet-planet yang tak berpenghuni.

Lantas, menjadi kunci bagi terciptanya generasi yang baru apakah sudah cukup sampai disitu? Tidak! Bagi saya tak cukup sampai disitu, bumi ini  tak hanya membutuhkan generasi baru untuk menciptakan keberlangsungannya, tetapi bumi memerlukan para pemimpin di setiap generasinya yang mampu menjaga, melestarikan, memanfaatkan sumber daya secara benar bahkan untuk perkembangan bumi itu sendiri ke arah yang lebih maju baik secara teknologi maupun kapasitas lainnya. Maka dari itu generasi yang tercipta harusnya unggul dan yang mampu menjadi seorang khalifah, sebagaimana yang tertuang dalam QS. Al-Baqarah 30 bahwa Allah menciptakan manusia di bumi untuk menjadi seorang khalifah di muka bumi itu sendiri.

Dan sesungguhnya untuk menciptakan generasi unggul tersebut diperlukanlah peran manusia sebelumnya sebagai orang tua yang kelak akan mendidik dan membesarkan keturuan-keturunannya di muka bumi ini. Dan berkaitan dengan hal itu tentulah kita tahu bahwa pembelajaran pertama bagi seorang manusia berawal dari dalam keluarga yang mana sosok IBU menjadi madrasah pertama bagi sang anak dalam mempelajari hal yang paling dasar dalam kehidupan ini, yang mana nantinya akan menjadi landasan bagi si anak dalam bersikap. Oleh karena itu disinilah peran besar seorang wanita, para pencetak generasi unggul, yang telah Allah SWT embankan. Maka bagi saya hal ini telah merubah mindset saya mengenai kehidupan keduniaan dengan berbagai mimpi dan segala cita-cita saya. Mungkin dulu saya bercita-cita untuk melakukan ini dan itu, menjadi ini dan itu hanya sebagai pemuas nafsu keinginan semata, menjadi salah satu yang unggul, dipertaruhkan, tak dipandang sebelah mata, ternilai hebat atau dan lain sebagainya..

Kini ini aku menemukan tujuan mulia dari semua itu, bahwa segala yang aku lakukan sejauh ini, atas nama mimpi dan semua cita-cita yang aku dambakan dan kuupayakan tetap terus kuperjuangkan untuk menjadi pencetak generasi unggul dimasa depan yang akan membuat bumi menjadi lebih baik. Ya dengan menjadi ibu yang cerdas, berpengalaman, memberi kasih yang tulus dan menjadi pembelajar bagi anak-anaknya mudah-mudahan bisa menjadi bekal untuk menciptakan generasi yang lebih baik.

Semoga tulisan ini memberikan inspirasi kepada setiap wanita untuk terus memanfaatkan waktunya agar bisa memaksimalkan perannya sebagai wanita solehah dimanapun ia berada, baik sosok yang berbakti bagi orang tuanya, istri idaman bagi suaminya, sosok yang memiliki peran social bermanfaat di masyarakat, dan menjalankan amanah sang pencipta untuk menjadi pencetak generasi unggul dan khalifah di bumi ini (ibu terbaik bagi anak-anaknya).

Wassalamualaikum.. 

Rabu, 24 Februari 2016

MC

Bagiku..bagian paling menyenangkan menjadi seorang MC protokoler adalah 'bisa menikmatinya'. Gak pernah terpikir sblmnya jadi seorang MC. Boro2 ngemsi, ngomong di depan kelas aja grogi tapi saya gamau kaya gt terus akhirnya waktu kuliah mutusin masuk fikom dan ambil kursus penyiaran dan MC. Masih inget bgt pertama kalinya jd MC di atas panggung sumpaahh groginya luar biasaa.. tapi guru saya mbak @vivienovidia selalu nanemin rasa percaya diri itu hingga akhirnya saya bisa mendapatkan banyak rejeki dr MC. Dan...bagian yg paling saya suka, MC itu udh jadi hobi, hobi yg akhirnya ngehasilin uang. Bahkan di akhir2 masa2 kuliah udh ga lg mnt uang kuliah krn job MC. Bener2 gak nyangka bgt. Alhamdulillah.. Dear teman2 mungkin banyak dr kalian yg msh grogi klo ngmng dpan org banyak. Gausah takut, gausah kuatir dan gausah minder. Semua ada solusinya selama kita mau belajar dan merubahnya. Bhkan ternyata stlh berusaha dan berubah eh mlh dpt hasil yg lebih. Who knows?
#keepgoing #MC #MCdama #puterimuslimahDAMA #wardahbeauty #spokeperson #hijab #MChijab

Sabtu, 13 Februari 2016

Mahkota Wanita

Hmm.. kira2 apa ya bagian terpenting dari seorang perempuan??
Yup! Organ reproduksi.
That is the real our crown. 👑👑👑👑 Buat para perempuan yg sudah baligh berbicara soal organ reproduksi udah bukan lagi hal yg tabu.
Sebagai wanita yg notabene juga  sebagai calon istri dan calon ibu, Sudah seharusnya menjaga 'mahkota' kita sedini mungkin.
Krn ternyata banyak loh permasalahan2 wanita yg timbul dr situ. Jadi tentunya kita harus menyadari  pentingnya  menjaga  kesehatan  organ reproduksi wanita dan mulai melakukan perawatan yang tepat untuk 'mahkota' kita agar terhindar dari bahaya2 mengincar seperti kanker serviks, kista dll. bahkan dari sekarang kita harus mulai bisa memilah dan memilih dalam mengkonsumsi makanan dan memperhatikan pola hidup.
Nah untuk lebih jelasnya besok akan kita kupas bersama-sama dengan DR.  yati  Afiyanti  S.KP,  MN dalam Seminar Reproduksi Sister Club yg akan dilaksanakan di serambi Masjid Sunda Kelapa Besok pagi mulai jam 9-3 sore.
Jgn sampai dilewatkan ya.. krn disini kita akan membahas tentang :
- Pentingnya  menjaga  organ  reproduksi  wanita
- Apa saja  yang  dilakukan  dalam  menjaga  organ  reproduksi  wanita
- Bahaya  yang mengincar  jika  tidak  menjaga  organ  reproduksi  wanita
- serta Tips  yang  bisa  diterapkan  untuk  menjaga  organ  reproduksi  wanita.
Acara ini diselenggarakan oleh @riskamenteng Remaja Mesjid Islam Sunda Kelapa dan di dukung penuh oleh @wardahbeauty
#wardahbeauty #halaldariawal #puterimuslimahDama #puterimuslimahPersahabatan #wanita #perempuan #talkshow #seminar #startagoodthing #ootd #ootdhijab

Rabu, 10 Februari 2016

Sisi lain Dama

Hallo saya Damayanti Kurnia. Saya mengklaim diri saya sebagai Enterpreneur tapi di sisi lain sayapun mengklaim diri saya sebagai seorang MC.

Yup sudah 5thn saya menjalani profesi ini. Seneng seru. Banyak pengalaman di dpt dr kerjaan jd seorang MC. Dan tentunya PR saya jg msh banyak untuk bsa jd MC yg super Pro kaya master saya mbak vivie novidia dg skolah kerennya numberonebroadcastingschool.com

Oke balik ya. Hari ini sh saya ga akancerita dlu knpa saya jadi MC dll.

Tp saya lbh pngn sharing ttg pengalaman yg saya alamin setiap kali MC sidang Doktor di pascasarjana unisba.

Sblmnya saya ini emg MC reguler di Pascasarjana Unisba.

Jujur tiap saya mc muncul dan tergerak hasrat kuat saya buat nerusin S2. Saya pngn sekolah lagi! Bener2 pngn sekolah lagii!!
Tapi kalo untuk biaya sndri rasa2 ya perlu pertimbangan dulu.
Tapi gak masalah itu bukan masalah.
Allah anugrahi saya 5 panca indera sempurna dan sebuah otak yg cemerlang jika saya mau terus asah. Saya yakin suatu saag nnti saya bakalan nerusin studi saya tanpa bayar SEPESERPUN. Amiin amiinnnn

So.. jgn pernh menyerah untuk terus berusaha wujutin mimpi.

Petunjuk kadang ga dtg dg sndrinya.

Mungkin bsa jd dg saya jd MC terus d acara ini, semangat saya buat kuliah jd gak pernah padam. Dan bisa jadi juga krn kamu baca tulisan ini kamu juga semakin semangat untuk terus menimba ilmu.

Krn slma kita masih hidup, cari ilmu itu wajib hukumnya.

Bismillah....... semoga aku...kamu.. ya kamu yg lagi baca tulisan ini dan pnya harapan yg sama. Sama2 bisa mewujudkannya... dapet beasiswa lanjutin s2 dan s3 nya bahkan di luar negeri yg terbaik buat kita. Amiiinnnnnnnn

Awal mula BABY DAMBOO

Hari ini tepat lahirnya Baby Damboo..

hm.. bukan bukan maksudnya bukan saya yg punya baby, nikah aja belum tapi doain aja semoga thn ini ya. Amiin (*eh malah curcol)

Oke oke tapi emg ini sebenernya media curcol si gue sih. Tp bahasannya beda lagi.

Malam ini sebelum tidur ada yg mengganjal di otak. Perasaan untuk nulis kayanya gede bgt. Dan temanya kali ini tentang kemunculannya Baby Damboo.

Jreng jreng!!

Prolog :

Ntah kenapa kemanapun saya pergi, jadi apapun saya, mau ngapain pun saya, dimanapun saya, akhirnya saya selalu menjadi seorang pedagang (*oke kita sebut dulu pedagang ya, blm ke enterpreneur krn itu ternyata beda pemirsa)

*Oke balik

Ya pedagang.. seseorang yang mendagangkan sebuah barangnya dan alhamdulillah laku.

Jd krn saya ngerasa bisa dagang akhirnya memberanikan diri buat jadi enterpreneur. Ternyata baru saya sadarin itu beda. Jd seorang enterprener kita ga cm dagang tapi gmn mengelola sebuah usaha dari A smpe Z.

And you know what?

Ternyata itu bukan perkara mudah pemirsa..

Jatuh bangun untung rugi sampe bangkrut dan punya utang puluhan juta udh pernah saya alamin. Rasanya kepala di kaki dan kaki di kepala. Mau petjaahhhh.

Jadi enterpreneur trnyata ga semudah dibayangkan. Saya pikir jd pengusaha itu wktu nya lbh fleksible. Bebas tuntutan atasan dll. Ternyataaaaaaaahhhhh....

Waktu yg dikuras melebihi waktu zaman2 saya masih jd karyawan. Klo dlu masalah saya sebatas di kantor. Iah skr mah masalah th smpe di bawa tidur. Wedehh..😵😵😵

Tapi saya gamau liat terus dr sisi itu. Cukup sudah. Bnyk sisi baiknya yg saya dpt disini.

Yup! Pengalaman. Pengalaman mngjarkan saya untuk bertindak mengambil kputusan yg lbh tepat. Krn saya sudah habiskan keputusan2 saya yg keliru atau belum tepat.

Hmm.. jd inget omongannya dahlan iskan katanya.. abisin dulu gagalnya baru nnti sukses. Krn manusia itu punya jatah gagal dan sukses nya masing2. (Dih awalnya ga terima loh sm omongannya ini, tp akhirnya sya ngerti maksud gagal dan sukses disini apa, ternyata maksudnya itu pemilihan keputusan,
Gagal = keputusan yg belum tepat
Sukses = keputusan yg sudah tepat
Yup... krn buat dptin keputusan yg tepat kdang kita harus cb buat keputusan yg blm tepat dlu smpe akhirnya kita tahu mana yg lebih tepat)

Jujur saya sndri masih gatau keputusan untuk banting stir ke baby damboo ini udah bener atau blm. Tp yg jelas ini adalah bagian dr pengalaman. Sepenuhnya saya serahin sama Allah. Semoga Allah berkenan dan Ridho jalan ini jd sebuah keputusan yg sudah tepat.

Jadi... balik lg ngmngin baby damboo nih,
Baby damboo ini berawal dari rsa drop dama yg mulai sedikit kehilangan kepercayaan dirinya sama damboo. (*bukan putus asa loh) tapi ini wujud dama harus buat inovasi dg budget yg minim tp perputaran duit lbh cepet. Akhirnya tercetuslah di otak ini buat bkin baby damboo..

Yup kaos ini punya kehebatan d bnding kaos lain :
1. Super dem
2. Anti bau
3. Anti bakteri jadi bisa bunuh bakteri penyebab biang keringat, gatal2/alergi dan ruam pada kuli baby yg masih sensitif
4. Cpt menyerap air krn struktur pori2 nya yg breathable jadi cpt jg ke proses keringnya
5. Bisa membantu mengatur suhu tubuh pada bayi

Nah dr situ saya rasa. Produk ini pnya trobosan baru yg ga dipunyain produk baby lain. Ditambah lagi hal itu merupakan masalah yg sering ditemuin para ibu yg punya baby dg kulit sensitif.

Yaudah dengan bekal keyakinan ditambah kekuatan untuk menyebarkan manfaat buat para ibu. Akhirnya lahirlah Baby Damboo jumper bayi yg terbuat dari kaos serat bambu. InshaAllah blm ada saingannya. Tinggal pinter2 branding aja.

Saya buat ini punya misi :
1. Memberi manfaat buat para ibu dg bisa jd pemecah masalah2 tadi mengenai babynya
2. Itung2 lahan buat saya belajar lbh mendalam seputar bayi (*krn gini2 saya calon ibu juga)
3. Ini modal nikahhhh (*asli serius ga boong) nah biasanya klo niatnya bagus lancar tuh. Amiin
4. Ini buat masa depan saya. Keluarga saya dan warisan untuk anak2 saya kelak.

Dengan visi :
Menjadi pioneer perusahaan cotton bambu terbesar di seluruh Asia Tenggara 15 th mendatang d bwah PT. Dama Kingdom Corporation

Amiin..

Semoga ini jadi awal yg indah dan jadi sebuah keputusan yg sudah benar diantara keputusan2 saya yang dahulu masih keliru. Amiiinn..

Bismillah..

Senin, 01 Februari 2016

Fwd: World Hijab Day

Assalamualaikum..
Dalam rangka World Hijab Day, Dama, Nesa dan Dwi para spoke person Wardah bersama para sponsor lain seperti hijabenka, dompet dhuafa, hilo soleha, dan yg ngadain yaitu RICMA Remaja Mesjid Cut Meutia. Kita bagi2 kerudung ke beberapa orang yg membutuhkan di sekitaran daerah Jakarta.

Dan hijab2 itu didapat dari sumbangan temen2 juga yg udah berpartisipasi.

Tau ga awalnya RICMA ini targetin cuma 300 hijab. Eh tauny ada smpe lebih dari 7000 hijab donk.. wahh.. alhamdulillah bgt loh ini. Gak nyangka bisa sebanyak ini partisipasi masyarakat dalam rangka Wolrd Hijab Day ini.

Semoga bermanfaat ya. Amiin

Rabu, 01 April 2015

#beAssertive (1)

Beberapa hari lalu gue baca buku yang membahas tentang perilgue asertif.  Awalnya dengar kata ini agak familiar, pernah denger dimanaaa gitu,, oh ternyata denger di perkuliahan ntah pas mata kuliah apalah. Intinya yang gue ingat sikap asertif itu adalah sikap yang paling baik.

Ternyata memang benar sikap asertif itu sikap yang baik. Asertif bisa berarti bersikap tegas. Nah ini nih, kadang kita suka mempersepsikan bahwa tindakan tegas itu mengacu pada hal yang sedikit agresif seperti tegas itu keras, suara lantang, muka garang dll. Emang sih, kata buku-buku orang kadang sulit membedakan antara agresif sama asertif karena perbedaanya tipiiiisss.

Sifat tegas memang bisa dikategorikan sebagai sikap yang agresif maupun asertif. Jika mengacu pada ketegasan dengan tanda-tanda yang tadi disebutkan diatas hal itu jelas-jelas merupakan bagian dari kelompok tindakan agresif, karena ketegasan itu akan sedikit membuat orang yang ditegasin merasa tidak nyaman, bahkan tguet, tak jarang juga bahasa yg dituturkan malah membuat tersinggung, nah itu tuh yang namanya tegas agresif.

Tapi...hal itu beda lagi dengan yang namanya ketegasan dalam ranah asertif, asertif disini maksudnya yaitu tegas karena berani menyatakan sesuatu khususnya dalam mengungkapkan hal-hal yang kurang berkenan, berani katakan TIDAK jika memang merasa tidak ingin atau tidak berkenan bahkan tidak suka, namuuunn...dalam mengatakannya juga tidak sembarangan harus tetap diperhatikan tutur katanya, jangan sampai melukai perasaan orang lain, apalagi sampai mencaci, mencela atau menyindir (kalo itu sih balik lg ke sifat agresive).

Disini gue baru nyadar bahwa ternyata ada banyak sekali orang apalagi orang2 berdarah sunda (karena gue juga sunda) yang sulit berkata TIDAK. Mengapa demikian, karena konon katanya orang sunda punya karakter yang 'gak enakan' jadinya kadang sulit buat menolak sesuatu padahal kita tidak berkenan. Nah ini nih masalahnya, secara gak sadar kita jadinya terbiasa untuk memendam rasa gak enakan itu sehingga sulit untuk berkata TIDAK atau mengungkapkan rasa ketidaksukaannya, ditambah lagi memang mengungkapkan rasa tidak suka secara asertif emang ga mudah, karena sesuatu yang pada dasarnya kita nolak pasti membuat emosi kita sedikit naik. Emosi itu kan muncul ketika kita merasa kenyakinan kita terusik krn suatu gangguan. Oke-oke gue kasih contoh :

Misal nih kita lagi di sebuah angkutan umum (katakanlah angkot), disitu terdapat banyak penumpang (udah penuh lan 4-6 gitu) bahkan ada penumpang anak-anak, dan dengan cueknya ada 1 orang pemuda ngerokok di dalemnya (wihh nyebelin bgt tu, udah bikin batuk-batuk lah). Nah disini kita harus bisa bertindak tegas dengan memberitahu si penumpang oty (dibaca:nakal) itu untuk mematikan rokoknya krn sangat mengganggu. Disitu pasti emosi kita naik tuh tapi sebagai orang yang asertif kita harus bisa mengungkapkan rasa keTIDAKsukaan itu dengan cara yg halus dan tidak membuat dia merasa dipermalukan (nah loh susah kan). Mungkin miriknya klo disaat itu kita disana pasti dalam hati kita bilang "gila ni org udah tau penuh sesak gini eh malah ngeroko, ngasih racun lu ye ke paru-paru gue pngn rasanya ngomelin org gatau diri kaya gt" tapiiiiii...kadang2 kalimat2 semacam itu hanya bisa terhenti sampai dihati saja, karena tguet juga, tguet malu lah, tkt dia marah balik lah, atau ga enak dll dan alhasil kita membiarkan...uh sayang banget kannn... pdhl org kaya gt hrus di kasi tauuu, tapi kenyataanya mungkin kita dulu pernah ada di posisi itu.

Sedikit curcol ni, bulan lalu gue pergi ke nikahan temen, asli dh hari itu gue laper parahhhhh akhirnya ngantri lah buat ambil makan, ehhhhhhh tiba-tiba d depan ada 3 orang ibu2 nerobos masuk antrian, alhasil gue jd makin belakang deh, bayangin tuh dalem kondisi laper gue!emosi jiwaaaa rasanya. Sempet kepikir mau negur, tapi malu jg tkt disangka kelaperan bgt (padahal mah iya), dan ga enak jg krn ternyata yg nyerobot itu pihak keluarga pengantin (soalnya pake seragam gitu, mungkin tantenya keles) ya udah lah akhirnya gue cm bisa pasrah dan menganggap itu cobaan (wlopun hati ini kesel bgt rasanya pngn nimpuk tu orang pake kerupuk udang) -_-. Yups gue akuin pada saat itu gue sm sekali ga asertif, krn emg kenyataanya bersikap asertif itu kagag gampang cuuyyy!! Hesye pisaaaannnn!! Tapi jujur gue lagi mencoba untuk belajar jd org yang tegas secara asertif tanpa adanya keagresifan.

Mungkin dari dulu ampe sekarang, kita jarang bgt bahkan gak pernah diajarin untuk bersikap kaya gini, di sekolaanpun kagag nemu tuh guru ngajarin bersikap kaya gini, ditambah emg cara harus bersikap minim bgt diajarin waktu sekolah. Gue jg dulu pernah sih belajar PPKN dan mengenal macam2 sikap dan perilaku kaya berjiwa besar, lapang dada dll. Cuma mungkin ada yang salah dr penyampaiannya, seinget gue dulu ulangan itu cm disuruh ngafalin pengertian dan istilah bukannya belajar dr studi kasus. Gue mikir ya, kenapa cb dulu pas ulangan kita gak dikasih soal yang isinya apa yang bakalan dilakuin, misalnya materi ttg lapang dada, harusnya si soal ulangan tuh bukan nanya "apa yang dimaksud dengan lapang dada" tapi klo perlu dikasih ilustrasi dan gambar ttg suatu situasi yang membuat kita terlibat dan harus belajar bersikap lapang dada, mungkin itu akan lebih berguna.

Gue aja bingung deh, ntah emg krn gue yang kurang baca buku, jujur gue sedih krn gue baru tau ada sebuah kata yang namanya asertif di umur gue yg udh lewat 20, mungkin kalo gue tau dari kecil dan belajar mengaplikasikannya or somebody told me about that in the past mungkin gue gak akan pernah jd korban bullying sewaktu SD.

Thats why gue pngn kasih tau ke siapapun yang baca tulisan ini buat sama-sama belajar bersikap asertif, ya minimal kita tau asertif itu apa, ada loh ungkapan itu, mungkin klo anak2 psikologi sih udah pasti tau duluan, cm buat yang lain kan msh ada aja yg belum tau. #beAssertive

Semoga bermanfaat...